Tutorial: Membuat Model Dan Migration Di Laravel Splade

Tutorial: Membuat Model Dan Migration Di Laravel Splade

en8 min read • 4459 views

Halo Dev, semoga selalu dalam keadaan yang sebaik-baiknya. Pada postingan lalu kita telah belajar tentang totorial: instal Laravel Splade. Nah, mari kita lanjutkan pembahasan Laravel Splade, kali ini mari kita bahas tentang Tutorial: Membuat Model Dan Migration Di Laravel Splade, dimana kita akan belajar membuat sebuah fitur Crud sederhana, namun sebelum langkah tersebut di lakukan, maka kita perlu membuat model dan migration lebih dulu.

Pengertian CRUD

Apa itu CRUD ? 

CRUD adalah singkatan dari Create, Read, Update, dan Delete. CRUD adalah konsep dasar dalam pengembangan aplikasi dan sistem basis data dengan empat operasi dasar yang dapat dilakukan terhadap data. CRUD juga dapat merujuk kepada empat fungsi yang dieksekusi dalam aplikasi relasional dan dipetakan ke metode HTTP, pernyataan SQL, atau operasi DDS standar. Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang masing-masing operasi CRUD:
 
- Create (C) adalah proses pembuatan data baru. Proses ini biasanya dilakukan ketika Anda mendaftar pada sebuah halaman website atau mengisi form input. Data yang Anda masukkan akan disimpan di dalam database menggunakan operasi Create. Contoh pernyataan SQL untuk operasi Create adalah `INSERT INTO table_name (column1, column2, ...) VALUES (value1, value2, ...);`
 
- Read (R) adalah proses pengambilan data dari database. Proses ini biasanya terjadi ketika Anda ingin melakukan proses login di halaman website tertentu atau menampilkan data dari database ke halaman web. Saat Anda klik “Login” atau “Tampilkan”, website akan menjalankan proses “Read” untuk melakukan verifikasi akun yang Anda gunakan atau menampilkan data yang Anda minta. Contoh pernyataan SQL untuk operasi Read adalah `SELECT column1, column2, ... FROM table_name;`
 
- Update (U) adalah proses mengubah data yang berada di dalam database. Proses ini biasanya dilakukan ketika Anda ingin mengedit profil di dalam akun sosial media atau mengubah data yang sudah ada di database. Saat Anda klik “Ubah” atau “Simpan”, website akan mengirimkan proses Update ke dalam database. Kemudian database meresponnya dengan mengubah data lama menjadi data baru yang Anda tambahkan melalui halaman profil atau form edit. Contoh pernyataan SQL untuk operasi Update adalah `UPDATE table_name SET column1 = value1, column2 = value2, ... WHERE condition;`
 
- Delete (D) adalah proses untuk menghapus data yang ada di database. Proses ini biasanya dilakukan ketika Anda ingin menghapus akun sosial media atau menghapus data yang tidak diinginkan di database. Saat Anda klik “Hapus” atau “Konfirmasi”, website akan mengirimkan proses Delete ke dalam database. Kemudian database meresponnya dengan menghapus data yang Anda pilih dari database. Contoh pernyataan SQL untuk operasi Delete adalah `DELETE FROM table_name WHERE condition;`
 
CRUD adalah konsep yang sangat penting untuk dipelajari sebelum Anda membuat website yang andal. CRUD menjadi inti dari seluruh proses pengelolaan data pada sebuah website. CRUD juga dapat membantu Anda memahami bagaimana bahasa pemrograman seperti PHP berinteraksi dengan database seperti MySQL.
 

Langkah Tutorial: Membuat Model Dan Migration Di Laravel Splade 

- Mengatur koneksi Database

Langkah awal untuk memulai project adalah mengatur koneksi database Anda. Koneksikan aplikasi Laravel Anda ke dalam database, Lalu buka file .env  di root aplikasi project laravel Anda. Buka text editor lalu pada file .env carilah kode di bawah ini :

DB_DATABASE=laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=

Setelah Kalian menemukanya lalu silahkan ubah kodenya menjadi seperti di bawah ini :

DB_DATABASE=db_splade_tutorial
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=

Fungsi dari perubahan kode di atas adalah mengubah DB_DATABASE menjadi db_splade_tutorial , lalu untuk selanjutnya sesuaikan DB_PASSWORD Kalian dengan menggunakan konfigurasi MYSQL Kalian.

- Membuat Model Dan Migration

Jika dalam proses mengatur koneksi database berhasil  dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah membuat model dan migration.

Pada terminal/command prompt (CMD) , jalankan perintah di bawah ini :

php artisan make:model Post -m

Lalu pastikan apakah sudah berada di project laravelnya apa belum. Fungsi dari perintah diatas yaitu untuk membuat Model baru yang bernama post, lalu perhatikan, saya menambahkan  sebuah flag -m supaya perintah tersebut sekaligus akan membuat file Migration .

Dari perintah tersebut kita akan mendapatkan 2 file baru yaitu :

  • app/models/post.php
  • database/migration/2023_12_05_150795_create_posts_table.php

Untuk langkah selanjutnya, tambahkan beberapa attribute dalam file migration post. Buakalah file database/migration/2023_12_05_170795_create_posts_table.php lalu pada function up ubahlah script file menjadi seperti di bawah ini :

public function up(): void
  {
      Schema::create('posts', function (Blueprint $table) {
          $table->id();
          $table->string('title');
          $table->string('image');
          $table->string('content');
          $table->timestamps();
      });
  }

Arti dari perubahan kode tersebut yaitu kita telah menambahkan 3 attribute baru.

ATTRIBUTE TYPE DATA
title string
image string
conten string

 

- Konfigurasi Mass Assignment

Untuk langkah selanjutnya adalah Konfigirasi Mass Assignment. Tujuan dari langkah ini adalah supaya file atau column yang sudah kita tambahkan  dalam migrataion, bisa menyimpan data ke dalam database. Mass Assigment Adalah sebuah properti di dalam model, fungsinya untuk mengizinkan file-file melakukan manipulasi data dalam database. 

Mari bukalah File app/Models/post.php lalu ubah kode file menjadi seperti di bawah ini :

<?php

namespace App\Models;

use Illuminate\Database\Eloquent\Factories\HasFactory;
use Illuminate\Database\Eloquent\Model;

class Post extends Model
{
    use HasFactory;

    /**
     * fillable
     *
     * @var array
     */
    protected $fillable = ['title', 'image', 'content'];
}

Setelah melakukan perubahan kode tadi, langkah selanjutnya adalah menambhakan properti baru dan dalam properti tersebut, berikanlah value dari file atau colum yang sebelumnya telah kita buat di Migration, beri nama file $fillable .

- Menjalankan Migration

Dari Laravel jalankan perintah artisan migrate , dengan tujuan agar file dan colum di generate kedalam database di migration.

Dalam terminal/command prompt (CMD) , jalankan perintah berikut :

php artisan migrate

Sebelumnya pastikan kita sudah masuk di dalam project laravelnya. Setelah perintah selesai di jalankan maka kita akan mendapatkan hasil seperti di bawah ini :

Penutup 

Proses Tutorial: Membuat Model Dan Migration Di Laravel Splade telah selesai. silahkan Kalian praktikan di project Laravel masing - masing, mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat bagi kalian. banyak kekurangan dalam penulisan dan kata - kata yang kurang fasih, harap di maklumi. Selamat Mencoba dan saya ucapkan Terimakasih Telah membaca artikel ini. Jika berkenan silahkan buka halaman tutorial Divisidev , karena banyak artikel yang membahas tentang tutorial Laravel.

Series: laravel splade
Published on December 05, 2023
Last updated on June 03, 2026

If you like this post and want to support us, you can support us via buymeacoffee or trakteer.